Blog

Latest Industry News

10 Tips Mengemudi saat Berpuasa

Jakarta – Berpuasa di bulan Ramadhan selama belasan jam menyebabkan gula darah rendah dan dehidrasi. Kondisi ini bisa membuat seseorang merasa lelah dan tidak sabar. Juga mempengaruhi kebiasaan mengemudi.

“Beberapa jam tidur, malam hari yang penuh dengan kewajiban sosial dan waktu makan yang berubah mempengaruhi kemampuan pengemudi untuk tetap waspada dan fokus saat mengemudi. Kelelahan mengurangi tingkat konsentrasi pengemudi dan meningkatkan waktu reaksinya. Ini berarti bahwa kehati-hatian yang ekstrem diperlukan saat mengemudi selama bulan Ramadhan,” kata P.M. Abdul Razak, Asisten Manajer-ITC, Emirates Driving Institute (EDI) dikutip Khaleej Times.

Berdasarkan studi, puasa mempengaruhi fungsi kognitif dan memiliki efek langsung pada pengemudi. Kurangnya konsentrasi, menguap, sakit mata dan mengantuk membuat pengendara tak menyadari rambu lalu lintas atau marka jalan. Setidaknya Emirates Driving Institute menyajikan 10 tips agar mengemudi lebih aman saat berpuasa.

1. Tidur yang cukup, berolahraga secara teratur dan makan makanan pada waktu yang tetap
2. Jika merasa mengantuk sebelum mengemudi, lakukan power nap terlebih dahulu
3. Jika merasa mengantuk saat mengemudi, segera menepi dan beristirahat
4. Lebih sopan dan sabar terhadap pengguna jalan lain
5. Mulai perjalanan lebih awal untuk menghindari ngebut
6. Selalu sesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan dan cuaca
7. Hati-hati terhadap pengemudi lain yang kelelahan
8. Amati semua rambu lalu lintas dan peraturan. Hindari manuver tiba-tiba.
9. Melihat dan dilihat. Pastikan semua lampu berfungsi baik termasuk lampu rem dan sein. Bersihkan jendela untuk menghilangkan debu menempel yang menghalangi pandangan.
10. Pertimbangkan transportasi umum jika merasa lelah. (rgr/ddn).sumber:detik.com

Back to top